DENGAN IBADAH, MANUSIA
DIHARAPKAN MENGUNGGULI MALAIKAT
Oleh: Zulfan Syahansyah
Jika boleh dibedakan, ibadah ada dua macam:
aktif dan pasif. Jenis pertama adalah ibadah para malaikat,
dan lainnya adalah sebutan untuk ibadah manusia.
Penghambaan kepada Allah swt,
akan menjadi ibadah setelah melalui tahapan fungsi akal.
Itulah hakekat ibadah manusia. Berbeda dengan malaikat,
yang dapat dipastikan mereka mengerjakan perintah Allah,
karena memang malaikat tidak bisa berbuat salah;
tidak mempunyai kecendrungan untuk meninggalkan perintah.
Hanya manusia yang bisa berperan sebagai Waliyullah, Nabi bahkan Rasul; seperti halnya bisa menjadi bajingan, penzina atau pembunuh.
Malaikat, jelas tidak memiliki julukan penjahat, dan tidak juga bisa menjadi Waliyullah.
Ditinjau dari segi bahasa, kata “ibadah” adalah satu akar kata dengan “‘abdun”, hamba. Karena itu beribadah berarti tindakan menghambakan diri, melakukan kebaktian. Dan beribadah merupakan tujuan diciptakannya manusia, Aku menciptakan jin dan manusia hanya supaya beribadah kepada-Ku (Q., 51: 56). Selain memiliki pengertian demikian, ayat ini juga bisa ditafsirkan sebagai penegasan bahwa nature (fitrah) manusia adalah beribadah. Hal ini didasarkan pada adanya “perjanjian primordial” antara manusia dengan Tuhan sebelum lahir ke dunia. Isi dari perjanjian itu adalah persaksian kita manusia bahwa Allah menjadi “Pangeran”, “Rabb” kita. Tentu saja ini terjadi pada alam ruhani, karenanya tidak menjadi kesadaran lahiriah kita, melainkan mengendap dalam kedirian kita yang paling dalam.
Menarik untuk dipermasalahkan: kenapa batas penegasan tercipta untuk beribadah hanya jin dan manusia saja? Bukankah selain kedunya masih banyak makhlu-makhluk Allah lainnya? Dalam keimanan kita, selain Dzat Allah, semua yang ada di langit, bumi beserta isinya adalah makhluk; termasuk juga malaikat. Jika dikatakan bahwa nikamat terbesar yang diberikan Allah untuk para makhlunya adalah anugerah kepatuhan untuk menjalankan perintah, malaikatlah penerima terbanyak kenikmatan besar tersebut. Lalu kenapa hanya Jin dan Manusia yang diperintahkan untuk beribadah? Ayat di atas tidak mencantumkan malaikat.
***
Hakekat Malaikat dan Manusia
Keberadaan malaikat yang terdapat di dunia gaib menjadi sebab utama ke-alpa-an kajian teori ilmiah tentang makhluk yang tercipta dari cahaya ini. Kajian-kajian seputar malaikat hanya bisa dirujuk melalui kitab-kitab suci. Kendati demikian, tidak ada keterangan pasti mengenai siapa (apa) sosok malaikat. Sekarang ini yang perlu ditekankan adalah meyakini keberadaannya dengan keyakinan haqqu al-yaqin, seperti halnya meyakini kehidupan setelah mati; bukan keyakinan oportunis: “percaya saja mungkin nanti benar, kalau tidak benar juga toh tidak apa-apa”. Model keyakinan kedua ini akan berdampak pasif pada keimanan seorang mukmin.
Menurut riwayat, sejak masa penciptaannya, hingga hari qiyamat, para malaikat hanya melakukan apa yang telah diperintahkan Allah. Mereka yang diperintahkan untuk bertasbih, sepanjang waktu hanya bertasbih yang dilakukan. Demikian juga yang mendapatkan tugas memberi rizqi, mencatat amal, dan sebagainya, sepanjang belum qiyamat, tuga-tugas tersebut yang dikerjakan tanpa pernah ada upaya melanggar. Digambarkan dalam Al-Qur’an bahwa malaikat itu sangat taat pada Tuhan, “mereka mengerjakan segala yang diperintahkan” (Q.,16:50; 66:6).
Dapat dibayangkan para malaikat tidak mempunyai emosi ataupun nafsu, yang pada puncak perkembangannya menjadi apa yang kita sebut sebagai cinta. Berbeda dengan manusia yang dikaruniai emosi. Dalam batasan tertentu, dengan emosi manusia dapat menuju puncak kemuliaan tertinggi, atau sebaliknya terjerembab ke dasar lembah paling hina. Kekuatan berkeinginan akan berjalan lurus dengan emosi tersebut, agar manusia dapat menjalankan tugas kekhalifahannya di muka bumi; membawa manusia lebih dekat kepada sifat ketuhanan.
Kita juga dapat menduga bahwa malaikat tidak memiliki kemauan sendiri, inisiatif bebas: modal dasar untuk melahirkan inofasi. Kesempurnaan “prilaku” malaikat hanya menjadi cerminan kesempurnaan Tuhan. Hal ini menafikan kehormatan untuk tugas kekhalifahan, seperti yang disandang manusia. Khalifah yang sempurna, tentu makhluk yang memiliki kemampuan berinisiatif sendiri, namun kebebasan tindakannya tetap mencerminkan kehendak Sang Kepala (Principal, yakni Tuhan).
Jadi, hakekat malaikat adalah makhluk suci yang hanya berdimensi tunggal, yakni dimensi kesucian itu sendiri, sebagai akibat kebaktiannya yang penuh kepada Tuhan. Sisi lain yang tidak ada pada malaikat, namun dimiliki oleh manusia adalah emosi. Sisi inilah yang membedakan antara hakekat manusia dengan malaikat: emosi, hawa nafsu, hasrat atau keinginan.
Ibarat senjata, emosi dapat menjadi perisai manusia menuju kemuliaan, tetapi juga dapat menjadi “senjata makan tuan”. Dalam surah Yusuf ayat 53 dijelaskan, melalui ucapan seorang wanita yang pernah menggoda Yusuf putra Ya’qub, bahwa emosi atau nafsu itu tidak boleh dilepaskan secara bebas, karena akan dengan kuat mendorong pada kejahatan, kecuali jika mendapatkan rahmat dari Tuhan; yang dengan rahmat itu nafsu justru akan mendorong kepada kebaikan atau prestasi keunggulan.
***
Manusia Sebagai Khalifah
Saat Allah menegaskan keinginan-Nya untuk menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi, para malaikat menyatakan keraguannya dengan memberikan alasan bahwa manusia akan membuat kerusakan dan pertumpahan darah di muka bumi; sementara mereka selalu berbakti kepada Tuhan dan tidak pernah melanggar perintah; sebagai konsekuensi hakekat malaikat yang hanya satu sisi(Q., 2:30). Malaikat melihat kekuatan emosi manusia sebagai sumber bencana, namun mereka gagal melihat emosi sebagai sumber tenaga ke arah keluhuran jika dipergunakan secara benar dan baik.
Dalam surat Al-Tîn dikatakan, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang terbaik (Q., 95:4). Manusia adalah puncak ciptaan Tuhan. Dikatakan juga: “man was created upon the image of God”: bahwa manusia diciptakan menurut desain Tuhan. Maksudnya, di antara semua makhluk Tuhan yang paling sempurna, karena itu secara hierarkis yang paling bisa mendekati Tuhan, adalah manusia. Tetapi harus diperhatikan ayat lanjutannya, Kemudian Kami jatuhkan dia serendah-rendahnya (Q., 95:5). Maksudnya, sangat mungkin Tuhan mengembalikan manusia menjadi makhluk yang paling rendah, bahkan lebih rendah daripada binatang. Kenapa? Karena manusia yang jahat bisa menjadi lebih jahat daripada binatang. Sebagai contoh, macan itu jahat, tapi setelah menerkam dan memakan manusia, dia kembali diam. Tetapi manusia bisa membunuh ratusan, bahkan ribuan orang sekaligus. Maka disebutkan, Kecuali mereka yang beriman dan mengerjakan amal kebaikan (Q., 95: 6). Artinya, manusia itu akan tetap menempati kehormatannya sebagai sebaik-baik makhluk dan tidak akan merosot menjadi makhluk yang paling rendah kalau beriman dan beramal saleh.
Hakekat dan Makna Ibadah
Hakikat ibadah dalam Islam bukanlah untuk memenuhi kepentingan Allah Swt. Sama sekali tidak akan mengurangi kemuliaan atau kebesaran-Nya kalau saja seluruh manusia di muka bumi ini tidak menyembah kepada-Nya. Namun, perlu diingat bahwa hakikat perintah ibadah dalam Islam adalah untuk kepentingan manusia itu sendiri, bukan untuk memberikan pelayanan kepada Allah Swt. karena Dia sama sekali tidak membutuhkan pelayanan makhluk.
Kemudian, terciptanya manusia dengan dua sisi sekaligus; kebaikan dan keburukan, menjadikan peranan akal begitu dominan. Tidak salah jika dikatakan bahwa keunggulan manusia dengan makhluk lainnya adalah penganugrahan akal fikiran. Pemberian Allah yang hanya dikhususkan bagi anak Adam, sebagai modal utama menjadi khalifah Allah di muka bumi: satu hal yang pernah diragukan oleh para Malaikat, namun ditampik tegas oleh Allah. (QS. 2:30)
Hanya dengan akal, tugas kekhalifahan manusia dapat dijalankan. Dengannya pula, bisa dibedakan antara kebaikan dan keburukan. Penghambaan kepada Allah swt, dikatagorikan sebagai ibadah setelah melalui tahapan fungsi akal. Kepasrahan mengerjakan kewajiban dan meninggalkan larangan Allah (beriman, berislam, dan bertaqwa), bernilai ibadah setelah kita berhasil menaklukkan sisi kejahatan. Inilah yang penulis maksudkan sebagai ibadah aktif. Kewajiban melaksanakan sholat, misalnya, jika mendengarkan sisi kejahatan, bisa saja kita tidak mengerjakannya. Toh ada kecendrungan ke sana. Berbeda dengan malaikat, mereka pasti mengerjakan perintah Allah, karena memang tidak mempunyai kecendrungan untuk meninggalkan perintah. Jadi ibadah para malaikat adalah iabadah yang pasif; tidak ada ijtihad untuk “berperang” melawan hawa nafsu.
Dengan pemahaman ini, menjadi jelas kenapa malaikat tidak ditegaskan dalam penciptaannya, untuk beribadah; makhluk-makhluk lain, termasuk hewan juga tidak disuruh beribadah. Cuma kita manusia dan para jin yang diperintah untuk itu. Maka, penulis menyimpulkan: bahwa ibadah adalah upaya untuk menundukkan sisi kejahatan di bawah sisi kebaikan. Hanya makhluk Allah yang berpeluang melakukan kejahatan dan “dipersenjatai” akal lah yang bisa beribadah. Selebihnya, wallahu a’lam bi alshawab.
Jumat, 25 April 2008
Ibadah Malaikat, pasif
Doa Ujian
DOA UJIAN
الفاتحة x 1
رسول الله x 1 صحابة x 1 اوراع تووا x 1
1. استغفار x 3
2. صلوات x 3
3. رَبِّ اَنْزِلْنِى مُنْزَلاً مُّباَرَكاً وَّ اَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِيْنَ x 99
4. رَبِّ لاَتَذَرْنِى فَرْدًا وَ اَ نْتَ خَيْرُ الْوَارِثِيْنَ x 99
الفاتحة x 1
رسول الله x 1 صحابة x 1 اوراع تووا x 1
1. استغفار x 3
2. صلوات x 3
3. رَبِّ اَنْزِلْنِى مُنْزَلاً مُّباَرَكاً وَّ اَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِيْنَ x 99
4. رَبِّ لاَتَذَرْنِى فَرْدًا وَ اَ نْتَ خَيْرُ الْوَارِثِيْنَ x 99
Sabtu, 12 Januari 2008
Ikut Seminar Nasional di VEDC
Beberapa Guru, Kep Sekolah SMP-SMU Al Munawwariyah Sudimoro Bululawang mengikuti Seminar Nasional di VEDC Malang pada tanggal 29 November 2007. Tema seminar "Menuju Sekolah berbasis ICT" sangat menarik perhatian para pelaku dunia pendidikan di SMP-SMU Almoen.
Seminar Nasional dalam rangka memperingati 8 tahun milis Dikmenjur, menghadirkan
- Onno W. Purbo dari Jakarta dengan materi Wajan Bolic + perpustakaan Digital,
- Agus Heri (Edittag) pakar blogger dari Bandung mempersembahkan "Blog untuk guru, mengapa tidak? Blog sebagai penghasil dollar!",
- M. Aries Syafogi, dengan Game Teknologi
- Wahyu Purnomo (VEDC Malang), membawakan "Cara cepat membuat bahan ajar berbasis Web, Tanpa perlu tahu HTML!!"
- Toha Mustofa dengan materi "Memanfaatkan Google Aps. untuk freehosting email Sekolah"
Setiap peserta mendapatkan sertifikat Seminar Nasional Bonus CD softcopy materi seminar prig
Ket Foto :
P. Khotib dapat kenangan dari Panitia karena keaktifan interaktif dalam seminar.
Senin, 05 November 2007
Sambutan Kepala Sekolah

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Puji syukur saya panjatkan ke Hadirat Allah SWT. yang telah mencurahkan karunia Nya sehingga SMP Al Munawwariyyah telah memiliki web site sebagai wujud komitmen kami terhadap pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi ( Information Communication Technologi) dalam dunia pendidikan. Peluncuran website ini menandai suatu paradikma baru bahwa SMP Al Munawwariyyah Sudimoro Bululawang ikut berpartisipasi dalam pengembangan teknologi informasi dalam lingkup pendidikan khususnya pendidikan di Pondok Pesantren Al Munawwariyyah.
Dari website ini harapan kami dapat memberikan informasi terbuka seputar pendidikan SMP Al Munawwariyyah Sudimoro Bululawang kepada masyarakat umum termasuk Wali murid yang lokasinya sangat berjauhan. Alamat para wali murid yang berada jauh dari sekolah akan sangat efektif dan efisien dengan adanya media komunikasi web site ini.
Saran Kritik yang membangun sangat kami harapkan untuk kemajuan pendidikan SMP Al Munawwariyyah.
Puji syukur saya panjatkan ke Hadirat Allah SWT. yang telah mencurahkan karunia Nya sehingga SMP Al Munawwariyyah telah memiliki web site sebagai wujud komitmen kami terhadap pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi ( Information Communication Technologi) dalam dunia pendidikan. Peluncuran website ini menandai suatu paradikma baru bahwa SMP Al Munawwariyyah Sudimoro Bululawang ikut berpartisipasi dalam pengembangan teknologi informasi dalam lingkup pendidikan khususnya pendidikan di Pondok Pesantren Al Munawwariyyah.
Dari website ini harapan kami dapat memberikan informasi terbuka seputar pendidikan SMP Al Munawwariyyah Sudimoro Bululawang kepada masyarakat umum termasuk Wali murid yang lokasinya sangat berjauhan. Alamat para wali murid yang berada jauh dari sekolah akan sangat efektif dan efisien dengan adanya media komunikasi web site ini.
Saran Kritik yang membangun sangat kami harapkan untuk kemajuan pendidikan SMP Al Munawwariyyah.
Wassalamu alaikum Wr. Wb.
Bululawang, 5 Nopember 2007
Kepala Sekolah
Moh. Junaidi, SPd.
Sabtu, 13 Oktober 2007
Kamis, 04 Oktober 2007
Sekilas DR Onno Widodo Purbo

Resume singkat
Onno Widodo Purbo (lahir pada 17 Agustus 1962 di Bandung) adalah seorang tokoh teknologi informasi asal Indonesia.
Mantan Pegawai Negeri Sipil, sejak Februari 2000.
Mantan Dosen Institut Teknologi Bandung, sejak Februari 2000. Berdasarkan SK MENDIKNAS No. 533/K01.2/KP.04.2/SK/2000 tanggal 28 Februari 2000 tentang Pemberhentian dengan Hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil ditandatangani oleh Prof.Dr.Ir. Djoko Santoso M.Sc. a.n. MENDIKNAS.
Penulis teknologi informasi.
Pendidikan
1987 S1 Institut Teknologi Bandung (ITB) Jurusan Teknik Elektro. Judul tugas akhir "Perancangan dan implementasi rangkaian RS232C 8 kanal dan program untuk praktikum" di bawah bimbingan Prof. DR. Samaun Samadikun dan DR. Adang Suwandi.
1989 S2 (M.Eng) McMaster University [1], Kanada – Semikonduktor Laser. Judul thesis "Numerical models for degenerate and heterostructure semiconductor diodes" di bawah bimbingan Prof. DR. D.T.Cassidy dan Prof. DR. S.H. Chisholm.
1993 S3 (Ph.D) University of Waterloo [2], Kanada – Teknologi Rangkaian Terintegrasi untuk Satelit. Judul thesis "Studies on Polysilicon Emitter Transistors made on Zone-Melting-Recrystallized Silicon-on-Insulator" di bawah bimbingan Prof. DR. C.R. Selvakumar.
Penghargaan
Menerima beberapa penghargaan / pengakuan tingkat nasional dan internasional, seperti
1987, Lulusan Terbaik, Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung.
1992, Masuk dalam buku "American Men and Women of Science", R.R.Bowker, New York (Amerika Serikat).
1994, Profil Peneliti, KOMPAS 26 Desember 1994.
1996, Menerima "Adhicipta Rekayasa", dari Persatuan Insinyur Indonesia [3].
1997, Menerima “ASEAN Outstanding Engineering Achievement Award”, dari ASEAN Federation of Engineering Organization (AFEO) [4]
2000, Masuk dalam buku "Indonesia Abad XXI: Di Tengah Kepungan Perubahan Global", Editor Ninok Leksono, KOMPAS.
2002, Eisenhower Fellow, dari Eisenhower Fellowship [5](Amerika Serikat).
2003, Sabbatical Award, dari International Development Research Center [6](Kanada).
2005, Ashoka Senior Fellow, dari Ashoka [7] (Amerika Serikat).
Selasa, 02 Oktober 2007
SMP Almoen Mulai On Line Internet
Terhitung mulai 1 oktober 2007, kemarin SMP Al Munawwariyyah Sudimoro Bululawang telah tersambung dengan jaringan Speedy telkom, dengan paket personal perbulan 1GB. Telah dapat konek dengan Internet.
Karena saat ini memasuki liburan sekolah, hampir semua siswa pulang kampung, menikmati bulan puasa ramadhan bersama keluarga. Insya Allah setelah Para siswa kembali ke PP Al Munawwariyyah Sudimoro Bululawang, sudah bisa Internetan.
Internet ini memang sudah lama ditunggu-tunggu oleh para siswa, yang selama ini hanya sebatas cerita saja.
Kepada segenap sivitas SMP Al Munawwariyyah :
1. Orang Tua siswa
2. Alumni
3. Para siswa
4. Guru Karyawan
sangat diharapkan partisipasinya, dalam percepatan acces ilmu yang sangat melimpah di dunia maya (internet) bagi kemajuan sekolah dan para siswa.
Saran kritik untuk perbaikan web blog ini sangat saya nantikan, bisa ditulis di shout box (sebelah Kanan).
Karena saat ini memasuki liburan sekolah, hampir semua siswa pulang kampung, menikmati bulan puasa ramadhan bersama keluarga. Insya Allah setelah Para siswa kembali ke PP Al Munawwariyyah Sudimoro Bululawang, sudah bisa Internetan.
Internet ini memang sudah lama ditunggu-tunggu oleh para siswa, yang selama ini hanya sebatas cerita saja.
Kepada segenap sivitas SMP Al Munawwariyyah :
1. Orang Tua siswa
2. Alumni
3. Para siswa
4. Guru Karyawan
sangat diharapkan partisipasinya, dalam percepatan acces ilmu yang sangat melimpah di dunia maya (internet) bagi kemajuan sekolah dan para siswa.
Saran kritik untuk perbaikan web blog ini sangat saya nantikan, bisa ditulis di shout box (sebelah Kanan).
Langganan:
Postingan (Atom)