Sabtu, 28 Juni 2008

RENCANA PENDIRIAN SMK TI


SEKILAS PROFIL
YAYASAN AL-MUNAWWARIYYAH
DAN RENCANA PENDIRIAN SMK

Pondok pesantren Al-Munawwariyah didirikan oleh KH. Muhammad. Maftuh Sa'id pada tanggal 28 Juli 1983 M, bertepatan dengan tanggal 7 Syawal 1402 H. Pesantren ini berlokasi di bagian selatan Kab. Malang, tepatnya di desa Sudimoro Rw. 04 Rt. 12 kec. Bululawang Malang.
Ada dua klasifikasi pembagian lembaga pendidikan di yayasan Al-Munawwariyyah: umum dan agama. Model pertama adalah lembaga-lembaga pendidikan di bawah struktur Diknas, yaitu: SDN III Sudimoro, SMP dan SMA Al-Munawwariyyah. Sedangkan model kedua adalah lembaga pendidikan agama sebagai usaha mandiri pesantren dalam rangka mensinergikan lembaga pendidikan Diknas seperti tertera di atas dengan keberadaan yayasan sebagai lembaga pendidikan Islam.
Ada tiga lembaga pendidikan agama di bawah asuhan yayasan, yaitu: Madrasah Islamiyyah Al-Munawwariyyah (MIM), Tarbiyyatul Qur’an Al-Munawwariyyah (Taqiyyah) dan Ma’had Tahfidul Qur’an (MTQ).
Sampai saat ini, bangunan fisik yang telah berdiri di atas tanah pondok seluas 1,5 Ha, dari luas tanah keseluruhan 3,5 Ha. Bangunan-bangunan tersebut meliputi: 21 ruang kelas; 6 asrama tempat tinggal para santri dan santri wati, masing-masing asrama terdiri dari 8 kamar dengan kisaran penghuni antara 15 sampai 20 santri/wati; masjid; dapur umum; Aula pertemuan; Lab Bahasa dan computer; 4 kantor: SD, SMP, SMA dan Lab Bahasa; 2 koperasi, putra dan putri; gedung unit kesehatan pondok; 2 gedung guest house; mushalla putra; 3 unit rumah tinggal dewan guru.
Dengan seizin Allah, pengasuh sudah mulai berencana akan melebarkan sayap bangunan fisik pesantren ke sisi sebelah utara pondok yang ada saat ini. Harapan ke depan, lokasi pondok untuk santri akan benar-benar terpisah dari lokasi pondok santriwati. Hal ini tidak terlepas dari kenyataan data santri yang semakin tahun kian bertambah.
Untuk tahun ini data santri yang berdomisili di dalam pondok tidak kurang dari 1200 orang, terdiri dari santri usia SD berjumlah 440 orang; siswa SMP berjumlah 430 orang, siswa SMA185 orang, dan santri yang mukim tanpa sekolah formal sebanyak 145 orang.
Kaitannya dengan rencana pendirian SMK, yayasan bermaksud memberikan alternatif bagi siswa-siswi SMP yang telah menyelesaikan pendidikannya agar bisa memilih antara lembaga SMA yang memang telah ada, dan SMK yang rencananya akan dibuka mulai tahun ini. Karena, setiap tahun ajaran baru, persentase lulusan SMP Al-Munawwariyyah yang melanjutkan ke jenjang SMA Al-Munawwariyyah sangat minim, rata-rata mereka keluar dari pondok untuk melanjutkan ke SMK.
Karena alasan inilah, dan beberapa alasan lainnya, yayasan bertekad mulai tahun ini akan mendirikan SMK dengan mengambil jurusan Tehnologi Informatika (TI). Jika harapan ini dapat terealisasikan, maka jumlah siswa-siswi tamatan SMP Al-Munawariyyah yang pada tahun ini berjumlah 107 orang, akan bertambah pilihan untuk meneruskan jenjang SLTA di yayasan Al-Munawwariyyah; SMA dengan program IPA dan IPS, dan SMK jurusan TI.

4 komentar:

Muktiali mengatakan...

zul saya Mukti Ali Scientifieca istri ku alumni al-moen 1987... namanya ani fikriyati ulfiyah surabaya,
www.muktialisampang.blogspot.com

andri al-faqir ilaa robbihilqodir mengatakan...

ana alumni tahun 2000 dari jakarta ,disini ana bareng hisam{himpunan santri al munawwariyyah. ana mau tanya kyai kapan mau kejakarta lagi..... ana kangeeeeeeeeeeeeeeeeeeeen banget sama kyai do'akan ana biar bisa bertemu kyai maftuh...njaluk sepuro ne

Munny mengatakan...

Assalamu'alaikum,

Saya alumni Al-Munawwariyah SD lulus tahun 1989. Saya dari Jakarta. Udah lama sekali lost contact dengan semua teman2 sejak lulus. Ada yang bisa bantu infonya di mana saya bs mencari?

Btw, Kyai Maftuh dan Kyai Mas'ud masih di sana semua?

Thanks sebelumnya

NAWAL mengatakan...

kangen ma al-moen................